Internet Addiction
Pasti pernah denger yang namanya internet addiction kan? yapsss, internet addiction adalah gangguan yang terjadi akibat penggunaan internet atau dengan kata lain kecanduan internet. apalagi dengan perkembangan zaman yang begitu cepat dan internet menjadi sangat populer di seluruh dunia dan semua kalangan baik anak-anak sampai dewasa sudah mengenal internet, maka tidak bisa dipungkiri bahwa banyak orang-orang yang sudah mengalami internet addiction. nah, disini kita akan membahas dengan singkat apa itu internet addiction. cekidotttt!
But first, kita harus arti dari internet & addiction.
Secara harfiah, internet singkatan dari interconnected-networking yaitu
rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala
Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara
global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet
switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan
Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan
Internetworking (”Internet”, 2008).
Menurut Horvart (2005) addiction adalah suatu unsur atau aktivitas yang
berulang kali kita lakukan, dan kita rela untuk membayar suatu harga (atau
menerima konsekuensi negatif). Pada beberapa tahun terakhir peneliti sudah
memasukkan beberapa kecanduan zat sebagai contoh kecanduan misalnya alkohol,
rokok, makanan, obat atau racun jalan, dan lain-lain, serta kecanduan aktivitas
seperti perjudian, aktivitas seksual menuruti kata hati, shoplifting, overspending,
dan lain-lain. Berdasarkan definisi di atas addiction tidak hanya ketergantungan
terhadap zat saja tetapi juga terhadap aktivitas tertentu yang dilakukan secara
berulang-ulang dan menimbulkan dampak negatif.
dan internet addiction pertama kali dikemukakan Dr. Ivan Goldberg pada tahun
1996. Internet addiction adalah gangguan yang terjadi akibat penggunaan internet.
Seperti kecanduan lainnya, internet addiction dipandang sebagai gangguan psikofisiologikal yang melibatkan tolerance, withdrawal symptom, gangguan afeksi dan
terganggunya hubungan sosial. Tolerance adalah penggunaan internet dalam durasi
yang sama akan menimbulkan respon kepuasan minimal sehingga durasi
penggunaan internet harus ditambah agar dapat membangkitkan kepuasan dalam
jumlah yang sama. Withdrawal symptom adalah sindrom penarikan diri yang terjadi
saat menghentikan atau mengurangi penggunaan internet yang menimbulkan
tremor, kecemasan, dan perubahan mood. Gangguan afeksi berupa depresi dan sulit
menyesuaikan diri. Terganggunya hubungan sosial seperti menurun atau hilang hubungan sosial seseorang baik dari segi kualitas maupun kuantitas (dalam Watson,
2005; Goldberg, 1996; Saliceti, 2015).
Gangguan ini tidak tercantum DSM IV TR. Namun, internet addiction
secara resmi telah diakui sebagai gangguan oleh American Psychiatric Association
(APA). Internet Addiction Disorder menurut APA (dalam Davidson, 2008) adalah
individu yang menghabiskan banyak waktu pada aktivitas on-line yang menganggu
kegiatan lain seperti karir, studi, hubungan keluarga, dan pastisipasi pada kegiatan
masyarakat dan sosial. Hal penting yang perlu diingat bahwa para pecandu
tergantung pada internet dan menggunakan internet berlebihan, sebagian besar
tidak mampu mengontrol motivasi intrinsiknya untuk bermain walaupun terdapat
efek negatif dari perlaku tersebut (Chou & Chou dan Young dalam Wan & Chiou,
2007)
lalu bagaimana penanganan pada orang yang sudah internet addiction?
Terdapat berbagai cara mengatasi internet addiction, seperti rawat inap,
rawat jalan, dan aftercare support, dan self-help groups. Treatment mungkin juga
termasuk konseling keluarga, dukungan kelompok, pendidikan dan lokakarya untuk
penderita dan keluarganya diharapkan dapat membantu mereka memahami aspek
kepercayaan dan kehidupan keluarga yang merupakan bagian dari kecanduan
tersebut. Pemulihan mereka yang mengalami internet addiction berbeda dengan
pemulihan alcoholics yang harus berpantang daripada minum, untuk treatment
internet addiction berfokus pada moderasi dan kontrol penggunaan internet, sama halnya dengan penderita gangguan makan yang belajar kembali tentang pola makan
yang sehat (“Internet addict”, 2008).
nah, sudah paham kan apa itu internet addiction setelah membacara artikel yang singkat ini. lalu apakah anda termasuk orang yang mengalami internet addiction?

Komentar
Posting Komentar